Minggu, 31 Mei 2015

Selagi Masih Muda_ Dr.A'idh Al-Qarni

Dalam Sebuah buku yang berjudul “SELAGI MASIH MUDA” karya  Dr.A’idh Al-Qarni, M.A. terdapat banyak sekali ilmu yang bermanfaat tentang masa muda, salah satunya yaitu tentang mufti. Mufti merupakan orang yang memberi fatwa. Namun terkadang salah digunakan,karena untuk mencapai ke populeran dimata publik, orang yang baru hafal 1 atau 2 ayat dan 1 atau 2 haditz saja sudah berani untuk memberikan fatwa. Padahal masih banyak orang yang belajar tentang Agama jauh lebih lama dari pada nya, juga masih menimbang-nimbang apakah sudah sesuai syariat atau belum.
Sahabat Muslim.... Marilah kita kembali ke jalan yang benar seperti hal nya mereka yang sudah mendapat Hidayah. Dalam buku ini, ada sebuah kisah dimana ada seorang Tentara yang pada buku ini tidak disebutkan Namanya, dia sosok yang tangguh, kuat Tenaganya, tegap badanya namun lemah imannya. Dia tidak pernah beribadah seprti shalat, puasa bahkan dan amalan amalan lainya. Bahkan kepada orang islam saja, dia tidak suka bahkan mencemooh. Ketika mau ke masjid, dia hanya pura-pura saja agar dianggap alim oleh orang. Waktunya ia habiskan untuk bersenda gurau dan hal yang tidak bermanfaat. Suatu hari ada seorang Ustadz yangnsudah usia tua datang ke sebuah masjid dikomplek dimana dia ditugaskan, saat itu dia kebetulan sedang berjaga di samping masjid tersebut. Singkat cerita ustadz tersebut  ngobrol ngobrol dengan tentara tersebut, dengan tutur katanya yang bermanfaat hingga menuntun jiwanya kesebuah pintu hidayah diamana setelah itu ia bertaubat. Ustadz titu menceritakan banyak hal terutama tentang akhirat kepad dia. Tentara itu selalu menangis dalam sujud dan taubatnya, hingga pad akhirnya tentara tersebut menajdi orang yang sangat rajin beribadah dikampungnya. Bahkan dia, sudah hafal al- qyran dalam 4 bulan, dia bercerita siang malam hanyalah untuk beribadah, bahkan tidurnya saja hanya 2 jam.

Sampai ketemu.... dihalaman selanjutnya J

Jumat, 29 Mei 2015

Bhakti sosial

Alhamdulillahirabbil'alamin
Kegiatan bhakti sosial dengan tema "indahnya, berbagi senyuman " akhir nya terlaksana juga. Perjalanan panjang mulai dari mencari peserta sunnatan masal, peserta penerima bantuan dan persiapan segala perkap acara akhirnya bisa berahir dengan senyuman yang indah.
Ada 4 buah rangkain kegiatan dalam acara bhakti sosial yang diadakan di kampus ini, pertama sunnatan masal, penyerahan sembako, donor darah, dan bazar.
Peserta sunnatan masal sampai 20 orang, dan yang menerima sembako 30 orang dimana semua itu adalah warga sekitar kampus.
Kawan....
Salah satu hal penguat jiwa yang lemah, adalah dengan berbagi. Walaupun hanya sebuah senyuman.
Dan jangan pernah menganggap rendah siapapun, meskipun itu adalah seorang peminta minta yang ada dijalanan. Karena bisa jadi justru keimanan dia yang lebih dekat kepada sang Maha Pencipta dibandingkan kita. Saya pun juga yakin, bahwa mereka tidak mau seperti itu tapi karena keadaanlah yang membuatnya. Siapa sih, yang tidak mau???ketika terlahir didunia ini, dia adalah seorang anak yg berasal dari keluarga yang baik dan serba kecukupan, tentu hampir semuanya mau. Tapi segala hal yang ada didunia ini, sudah atas kehendak sang Maha Pencipta. Seharusnya, tanyakanlah pada diri ini??? Apa yang sudah bisa kita berikan kepada saudara saudara kita yang membutuhkan....
Mudah mudahan, kegiatan ini bisa meningkatkan tali. Silaturahmi diantara kita... Ciptakanlah kegiatan sosial yang bermanfaat untuk khalayak banyak, selagi kita masih bisa menapakan jari jemari kita didunia ini.

Kamis, 28 Mei 2015

Generasi muda islam

Pernahkah anda mempunyai mimpi bisa mengadakan sebuah kegiatan yang sangat besar tapi itu adalah sebuah kegiatan islami?????????? Kegiatan dimana bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah, untuk penelitian, untuk kegiatan sosial, dll yang sifatnya untuk menjadikan generasi muda islam adalah generasi yang terbaik.
Jawabannya.... ya mungkin ada, tapi hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak pemuda yang mempunyai impian impian tersebut.
Padahal jika para pemuda mempunyai impian impian tersebut dan terlaksana, itu akan menghasilkan sesuatu yang sangat luar biasa. Contohnya :
Ketika lomba call of paper, bertemakan pengamanan sistem informasi pada komunikasi negara - negara islam dimana disitu nantinya akan berkumpul para ilmuan-ilmuan islam. Suatu majelis ilmu itu sangatlah diperlukan untuk memperkuat pondasi iman islam, dan majelis ilmu lah yang nantinya bisa menciptakan Sumber Daya Manusia islami yang peduli dengan segala perkembangan islam di muka bumi ini.
Terkadang, saya miris dengan kondisi sekarang.
Banyak sekali, pemuda yang rela menghabiskan waktunya untuk mengadakan kegiatan yang sifatnya hura-hura bahkan jarang sekali pemuda yang mau ikut lomba pada kegiatan islam. Justru sebalik nya.
Padahal salah satu obat hati, adalah berkumpul dengan orang-orang shaleh. :-)
Ya allah, jadikanlah kami sebagai para pemuda yang senantiasa setia berjuang di jalanmu.

Selasa, 26 Mei 2015

Manfaat menjaga Wudhu

1. PENGHAPUS DOSA

“ Maukah kalian aku tunjukan tentang suatu (amalan) yang dengannya Allah SWT menghapuskan dosa - dosa, dan mengangkat derajatnya? Mereka berkata, “Mau wahai Rosullullah!” Beliau bersabda, “(amalan itu ) adalah menyempurnakan wudhu di waktu yang tidak menyenangkan, banyaknya langkah menuju masjid, dan menunggu shalat setelah menunaikan shalat. Itulah Pos (benteng) penjagaan.” (HR. Muslim)
Jika seorang hamba Muslim atau Mukmin berwudhu lalu membasuh wajahnya, akan keluar dari wajahnya setiap dosa yang dilihat dengan kedua matanya bersamaan dengan keluarnya air atau tetesan air yang terakhir. Jika dia membasuh tangannya, akan keluar dari kedua tangannya setiap dosa yang pernah dilakukan oleh kedua tangannya itu bersamaan dengan air atau tetesan air yang terakhir. Jika dia membasuh kedua kakinya, akan keluar setiap dosa yang pernah dilakukan oleh kedua kakinya bersamaan dengan air atau tetesan air yang terakhir, sehingga dia akan keluar dalam keadaan benar-benar bersih dari dosa. (Diriwayatkan oleh Muslim, no. 224).
2. TANDA DI AKHIRAT
Sesungguhnya telagaku itu lebih panjang dari jarak antara Aylah (sebuah kota di teluk Aqobah, Yordania) dan Adan (kota Yaman). Sungguh telagaku itu lebih putih dari salju, lebih manis dari madu dicampur susu, serta bejana-bejananya lebih banyak dari bintang-bintang. Aku sungguh akan menjaganya dari orang lain (selain umatku), sebagaimana seseorang menjaga telaganya dari unta orang lain. Para sahabat bertanya, Wahai Rasulullah, apakah pada hari itu Anda mengenali kami? Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: Ya. Kalian punya tanda yang tidak dimiliki oleh seorangpun dari umat lain. Kalian datang kepadaku dengan wajah, tangan dan kaki bercahaya putih karena wudhu. (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 364)
3. SEPARUH IMAN ...
Bersuci (wudhu) adalah separuh dari iman. (Ucapan) alhamdulillaah memenuhi timbangan, (ucapan) subhanallaah wal hamdulillaah keduanya memenuhi (ruang) antara langit dan bumi. Shalat itu cahaya, shadaqah itu adalah bukti, sabar adalah sinar, dan Al-Qur’an itu hujjah (pembela) bagimu atau hujatan atasmu. Setiap orang pergi untuk menjual dirinya, lalu ada yang membebaskan dirinya dan ada pula yang membinasakan dirinya. (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 223)
4. JALAN MENUJU SYURGA ...
Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Bilal ketika sholat Fajar, "Wahai Bilal, ceritakan kepadaku tentang amalan yang paling engkau harapkan pahalanya sejak engkau memeluk Islam! Sesungguhnya aku mendengarkan bunyi kedua sandalmu di depanku di dalam surga. Bilal menjawab, Aku tidaklah mengerjakan suatu amal yang paling aku harapkan pahalanya, selain dari pada setiap kali bersuci, baik di waktu malam atau siang, aku selalu mengerjakan sholat semampu saya. (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh al-Bukhori, no. 1149 dan Muslim, no. 6274).
5. PEMBUKA IKATAN SYETAN ...
Setan membuat ikatan pada tengkuk seseorang diantara kalian apabila tidur, yakni sebanyak tiga ikatan. Pada setiap ikatan dia berkata,Tetaplah kamu tidur, malam masih panjang! Jika ia bangun lalu mengingat Allah Ta’ala, maka lepaslah satu ikatan. Jika ia berwudhu’, terlepaslah satu ikatan yang lain. Jika ia sholat, terlepas pula satu ikatan. Maka ia akan memasuki waktu Shubuh dalam keadaan semangat dan berjiwa bersih. Jika tidak demikian, maka di pagi harinya dia akan berjiwa kotor dan malas. (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh al-Bukhori, no. 1091 dan Muslim, no. 776)

Allah SWT telah mengajari kita,dari yang tidak tahu menjadi tahu. Ketika kita sudah mengetahui sesuatu yang benar dan bermanfaat mengapa kita ragu untuk melakukannya. Marilah Saudaraku.... bentengi kesucian diri ini dengan menjaga wudhu.






Cara mandi Rasulullah SAW


CARA MANDI PAGI RASULULLAH SAW

Cara mandi pagi hari yang sesuai dengan yang
diajarkan Rasulullah SAW :

1. Bermula dari segayung siramkan telapak kaki.
2. Segayung betis.
3. Segayung paha.
4. Segayung perut.
5. Segayung pundak.
6. Berhentilah sejenak 5-10 detik.
Kita akan merasakan seperti uap/angin yang
keluar dari ubun-ubun bahkan merinding, setelah
itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa.

Hikmahnya : Seperti pada gelas yang diisi air
panas kemudian kita isi dengan air dingin. Apa
yang terjadi? Gelas retak !!!

Jika tubuh kita .... apa yang retak?
Suhu tubuh kita cenderung panas dan air itu
dingin, maka yg terjadi jika kita mandi langsung
menyiram pada badan atau bahkan kepala, angin
yang harusnya keluar jadi terperangkap atau
yang paling fatal adalah pecahnya pembuluh
darah.
Maka kita sering menjumpai orang jatuh di kamar
mandi tiba-tiba stroke, bisa jadi kita sering masuk
angin karena pola mandi kita yg salah. Bisa jadi
kita sering migrain karena pola mandi yang salah.

Pola mandi ini baik bagi semua umur terutama
yang punya sakit diabetes, hypertensi, kolesterol,
dan migrain/sakit kepala sebelah.

Sahabat, mudahtSEMOGA BERMANFAAT...

Senin, 25 Mei 2015

Al - Waqiah

Dari sekian banyak manusia yang ada didunia ini, sebenarnya ada berapa jenis atau golongan ya?
Berdasarkan firman Allah SWT dalam surah al-waqiah, sebenarnya manusia digolongkan menjadi 3 golongan. Golongan yang pertama adalah Golongan yang paling dahulu beriman, Orang-orang yang masuk ke dalam golongan ini adalah sebagian besar dari orang-orang terdahulu dan sebagian kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada berada didalam surga kenikmatan, dimana tempatnya yang bertahta emas dan permata. Mereka juga bebas memilih buah buahan,serta daging burung yang mereka inginkan dengan minuman yang tersedia seperti air yang mengalir namun mereka tidak mabuk karenanya serta mereka juga mendapatkan bidadari-bidadari bermata jeli bagaikan mutiara yang tersimpan dengan sangat baik itu semua didapatkan oloeh mereka sebagai balasan atas apa yan telah mereka kerjakan.
Golongan yang kedua adalah Golongan kanan. Orang orang yang masuk kedalam golongan ini adalah sebagian besar dari orang – orang yang terdahulu serta sebagaian besar pula dari orang orang yang kemudian. Mereka berada diantara pohon bidara yang tak berduri, dan kasur kasur yang tebal lagi empuk. Dan juga diciptakan untuknya, bidadari-bidadari  secara langsung  yang tetap perawan dan penuh cinta lagi sebaya.
Yang terakhir adalah golongan kiri, Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Sesungguhnya mereka yang masuk kedalam golongan kiri itu adalah mereka yang waktu hidupnya, hidup bermewah-mewahan  dan mereka juga terus menerus mengerjakan dosa besar. Bahkan, mereka selalu berkata “ Apakah bila kami mati dan menjadi tanah serta  tulang belulang, apakah kami akan dibangkitkan kembali ?”. Padahal sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang – orang yang kemudian akan dibangkitkan semuanya pada suatu hari yang dikenal. Sebagai balasan dari apa yang mereka kerjakan kelak mereka akan mendapatkan hidangan seperti air yang sangat panas dan mereka minum seperti unta yang kehausan minum.
Allah SWT  telah menciptakan kita, mengapa kita tidak membenarkannya. Justru kita ingkar akan segala tentang penciptaannya. Air,makanan, tumbuhan, makhluk hidup, dan segala hal yang ada di alam semesta ini, Apakah kita kah yang menciptakan???? Tentu, hanyalah Allah SWT yang maha Pencipta. Lalu kenapa kita kenapa tidak bersyukur atas semua itu, justru kita malah kufur....

Saudaraku..... marilah kita membenarkan yang benar itu benar dan dan meninggalkan bahwa yang salah itu memang salah. Hingga pada suatu saat ruh ini, akan sampai pada kerongkongan........ Mudah – mudahan Allah SWT menjadikan kita termasuk golongan orang orang kanan  J Amin YRA. 

Sabtu, 23 Mei 2015

Pilih silaturahmi apa pilih juara??

Alhamdulilah, pertandingan demi pertandingan telah dilewati dalam rangkain kegiatan pada Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan ( OPTK) di Sekolah Tinggi Perikanan. Sebuah Olimpiade yang diikuti oleh para calon pemimpin bangsa dari berbagai perguruan Tinggi Kedinasan di seluruh Indonesia baik yang namanya taruna ataupun mahasiswa, mungkin ini kedengarannya hal yang biasa bagi kami para mahasiswa kedinasan tapi bisa jadi ini hal yang luar biasa mengesankan bagi masyarakat yang belum mengetahui tentang sekolah kedinasan. Setiap sekolah kedinasan tentunya mempunyai ciri khas tersendiri, mulai dari SDM nya, atribut pakaian yang dikenakan, tradisi corps, dan masih banyak lainnya. Semua itu berkumpul menjadi satu dalam ajang yang bergengsi ini, hanya untuk satu tujuan yaitu Meraih kemengan dan gelar juara,....... Luar biasa bukan???
Namun, hal itu akan menjadi luar biasa jika tujuan tersebut dinomor 2 kan saja.
Lalu, apa yang akan menjadi tujuan utama dalam acara yang sangat bergengsi dan sebesar ini jika tujuan utamanya bukanlah meraih kemenangan????
"menjalin dan meningkatkan tali silaturahmi", itulah yang seharusnya menjadi tujuan utama dari sekian banyak tujuan  dalam Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan ini. Sangat disayangkan ketika, pertemuan antar PTK dimana berisi SDM  yg berasal dari berbagai daerah diseluruh indonesia, hanya untuk beradu kekuatan fisik, beradu emosi, merasa PTK nya lah yang paling hebat, dll. Segala usaha, kerja keras, dana besar yang sudah dikeluarkan  akan hanya dinilai duniawi saja. Jikalau mendapatkan kemenangan, itu hanyalah kemenangan yang sesaat saja bukanlah kemenangan yang sebenarnya.
Karena kemenangan yang sesungguhnya, diraih melalui jalinan tali silaturahmi yang tetap terjaga. Coba anda bayangkan, menjalin tali silaturahmi adalah tujuan utamanya, antar PTK saling mensupport semua tim( bukan hanya tim nya sendiri saja), saling sapa dengan semuanya(bukan hanya teman yg sudah kenal saja), saling berkenalan dengan yang belum kenal, saling bertukar ide, pikiran,gagasan hingga pengalaman.
Sangat indah sekali bukan........ :-)
Tujuan utama kita diciptakan sebenarnya adalah menjadi khalifah dibumi,bukan menjadi penguasa dibumi. Marilah kita rubah mindset kita ke arah yang lebih baik, Allah SWT telah memberikan kesempatan kepada kita yaitu dengan bersekolah atau kuliah di sekolah kedinasan. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur, bangsa yang maju dan bersatu melalui jalinan tali silaturahmi diantara kita. Begitu juga untuk semua mahasiswa diseluruh universitas/ perguruan tingi di indonesia. Bukankah disemua agama menganggap baik, jika menjalin dan menjaga silaturahmi diantara sesama ummat manusia.